Label

Kamis, 26 September 2013

Aksi Baksos, Gelar Penggalangan Dana

BALIKPAPAN- Mahasiswa Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Balikpapan, Kamis (26/9) sore, melakukan penyerahan bantuan kepada korban kebakaran pemukiman atas air Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, Senin (23/9) lalu.

Selain itu, kedatangan Mahasiswa STT Migas yang terdiri dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Carmine Delta Adventurers Community (Cadas.com) bertujuan untuk memberikan dukungan moril kepada Syaiful, mahasiswa jurusan Teknik Industri 2012 STT Migas Balikpapan yang rumahnya turut menjadi korban musibah itu. 

Penyerahan secara simbolis bantuan 
Kordinator menyerahkan bantuan langsung kepada Syaiful (biru)
Ya, rumah Syaiful juga menjadi salah satu korban keganasan si jago merah bersama dengn 684 Jiwa dan 180 Kepala keluarga (KK) lainnya.
Saat kejadian sekitar pukul 13.30 itu, kata Syaiful, dirinya sedang mengikuti perkuliahan aktif di Kampus II STT Migas yang terletak di Kilometer 8.
“Saat itu saya sedang kuliah, keluarga dirumah tidak ada yang bisa dihubungi. Jadi saya tidak tahu (Kebakaran). Baru tahu setelah ada teman yang menghubungi bahwa ada kebakaran di kampung baru tengah,” jelas dia ditemui tak jauh dari puing-puing rumahnya,

Lanjut dia, sekitar jam 2 api sudah membesar. Karena faktor angin laut dan juga bangunan yang jaraknya rapat-rapat , sehingga api dengan sekejap melahap bangunan sekitar.

Selain itu, sebagian bantuan berupa uang tunai hasil dari penggalangan dana selama tiga hari  yang dilakukan gabungan mahasiswa mulai 23-26 September, sebesar Rp. 1.000.000  juga disisihkan untuk Syaiful.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk belasungkawa dan kepedulian keluarga besar mahasiswa STT Migas Balikapan. “Terima kasih, atas bantuan dari teman-teman, yang menyempatkan kedatangannya kesini,” ungkap Syaiful ditemui di dekat posko pengungsian.  

Meski begitu musibah yang membuat Syaiful kehilangan rumah dan membuat dirinya beserta keluarganya sementara tinggal di rumah keluarganya, tidak mengurungkan niatnya untuk tetap mengikuti aktif kuliah.
“Masih tetap lah (Kuliah),” ungkapnya.

Terlepas dari itu, dalam penyaluran bantuan, Gabungan Mahasiswa STT Migas paketan Sembako senilai Rp.1 juta dan juga pakaian layak pakai diserahkan kepada para korban musibah tersebut. 


Secara simbolis, bantuan diserahkan oleh Presiden Mahasiswa, Helmi Kamdani serta Fariz Fadhillah, Ketua Umum Mapala Cadas.Com melalui pos Taruna Siaga Bencana (Tagana) di komplek masjid Al Ula, yang tak jauh dari tempat kejadian. “Kami juga turut mengapresiasi bentuk kepeduliaan mahasiswa STT Migas kepada musibah-musibah seperti ini. Semoga kedepannya, kerja sama (BEM) ini bisa di tingkatkan lagi,” jelas Lela Ratu Simi, Kordinator Penggalangan Dana.

Dan sebagai informasi, pengumpulan dana dilakukan sejak 23-26 September lalu. Metode pengumpulan dilakukan menyasar kepada seluruh mahasiswa, tak terkecuali kantor Lembaga dan Yayasan STT Migas Balikpapan maupun ruang lingkup sosial STT Migas lainnya.

Diketahui, sejak, Senin (23/9) Rp. 1.000.000 berhasil dikumpulkan. Dan Selasa (24/9) senilai Rp.730.000. Kemudian, pada Rabu (25/9) senilai Rp. 549.000. Hingga total dana yang dikumpulkan pada Kamis (26/9) atau secara keseluruhan sebesar Rp. 2.279.000.
Sementara, untuk data korban kebakaran yang ada di Pos Tagana sendiri mencapai 684 Jiwa dan 180 Kepala keluarga (KK).





Tidak ada komentar:

Posting Komentar