Label

Senin, 23 Mei 2016

Generasi Penerus Bangsa Wajib Memiliki Rasa Cinta Tanah Air

BALIKPAPAN - Hari ini (15/5) aku dan 2 saudaraku Combat dan Pulan bergegas menuju Dodikjur Rindam VI MLW tepatnya di daerah Manggar, untuk mengikuti Penataran Kader Bela Negara Tahun Anggaran 2016 yang diadakan selama kurang lebih 5 hari. Setibanya disana, dengan membawa perlengkapan yang sudah disiapkan, kami bertiga langsung disambut oleh Panitia pelaksana kegiatan untuk  melalukan registrasi kembali dengan mengisi biodata. Setelah itu kami diberi tas, baju dan topi yang wajib digunakan selama kegiatan berlangsung.  Lalu kami diarahkan untuk menuju ke aula dan bergabung dengan peserta lain yang sudah berkumpul.

Peserta yang ikut dalam penataran ini diambil dari 126 siswa SMA/SMK dan 24teman-teman Mahasiswa. Aku, Pulan dan Combat berusaha menyesuaikan keadaan dan berbaur dengan peserta lainnya. Di dalam aula para peserta diajarkan yel-yel oleh Pembina. Para peserta begitu antusias dan bersemangat mengikuti gerakan dan nyayian yang dicontohkan.

Selanjutnya, para peserta diarahkan menuju lapangan hitam untuk glady bersih upacara pembukaan penataran kader Bela Negara esok harinya. Sebelum melakukan glady bersih kami kembali diminta untuk absen. Dan setelah itu kami di bagi menjadi 2 kompi, 6 pleton dan 3 barak. Aku dan Pulan masuk dalam kompi B pleton 3 barak “Keikhlasan” dengan jumlah 24 wanita. Sedangkan Combat masuk dalam kompi A pleton 2. 

Setelah dibagi kami kembali melanjutkan  glady bersih upacara pembukaan. Dibantu oleh para pelatih dan pembina para peserta diarahkan untuk membuat barisan rapi menurut kompi yang sudah ditetapkan. Kurang lebih 1 jam kami melakukan glady bersih. Usai glady bersih upacara pembukan, kami  langsung diarahkan menuju ke barak untuk beristirahat dan menaruh barang bawaan.

Di dalam barak terdapat sekitar 30 setbed (tempat tidur yang biasa digunakan oleh anggota militer). Kondisi barak cukup luas tanpa sekat dan ada lemari kecil yang biasa digunakan untuk menyimpan barang bawaan. Karena aku dan Pulan satu barak kita berdua mengambil tempat tidur bersebelahan yang terletak paling pojok belakang.

Tak terasa waktu menunjukkan pukul 17.00 wita, kami diberikan waktu untuk mandi. Di dalam kamar mandi terdapat 6 ruang dan 2 bak besar penampungan air. Aku dan teman-teman harus mengantri untuk membasuh tubuh yang penuh debu ini. Seusai mempercantik dir,i kami diberi waktu untuk mencari makan atau jalan-jalan keliling Dodikjur. Tapi tetap dengan sepengatahuan panitia, karena hari ini dari pihak panitia belum menyediakan konsumsi peserta. Jadi pada hari pertama ini para peserta banyak membeli makan di luar Dodikjur, meski sebagian lagi membeli makanan yang ada di kantin.

Pukul 20.00 wita, peserta diarahkan menuju lapangan hitam untuk melaksakan apel malam, dalam apel malam ini para panitia memberitahukan tata tertib apa saja yang harus dipatuhi oleh peserta. Diantaranya sopan santun, disiplin, tidak melakukan hal-hal yang dianggap bisa mendatangkan kekacauan atau keributan. Selesai apel malam para peserta kembali ke barak untuk beristirahat.

(16/5) pukul 04.00 wita, peserta sudah bangun dan bersiap-siap untuk mandi, pukul 06.00 wita peserta menuju ke ruang makan  untuk sarapan, sebelum masuk ke ruang makan para peserta membentuk barisan kemudian masuk secara perlahan dan teratur, di dalam ruang makan terdapat sekitar 10 meja panjang dengan tempat duduk yang saling berhadapan, dalam ruang makan para peserta diajarkan bagaimana makan dengan baik yaitu dengan cara duduk yang benar, tenang  dan yang terpenting tidak melakukan aktivitas apapun selain makan. Selesai sarapan para peserta diarahkan untuk kembali lagi ke barak,  merapikan dan membersihkan barak sebelum beraktivitas.

Pukul 7.30 wita, peserta diarahkan menuju lapangan untuk mengikuti upacara Pembukaan Penataran Bela Negara Tahun Anggaran 2016. Peserta berbaris dengan rapi dan teratur sesuai dengan posisi yang sudah ditentukan pada saat glady bersih. Upacara pun dimulai dengan dihadiri oleh para petinggi pemerintah beserta jajarannya dan oleh beberapa rektor dari universitas yang ada. Upacara berjalan dengan sakral dan tertib. Sebagai pemimpin upacara, Brigadir Jendral E.G Supit, S.Sos memberikan amanah bahwasannya kita harus lebih lagi membangun rasa cinta dan peduli kepada Indonesia. Lalu dilanjutkan dengan pemasangan Kartu Tanda Peserta secara simbolis kepada salah satu peserta, sebagai tanda bahwa  acara Penataran Kader Bela Negara Tahun Anggaran 2016 resmi dibuka.

Pukul 09.30 wita, peserta diarahkan menuju aula untuk mengikuti materi pertama, yaitu materi Kedisiplinan. Dalam materi ini para peserta diberikan pengertian untuk sadar akan disiplin dalam tugas, tanggung jawab dan kewajiban. Bersikap sesuai aturan atau hukum yang berlaku dalam lingkungan tertentu, yang pada intinya materi ini bertujuan untuk :
            .      Menertibkan diri sendiri,
            .      Meningkatkan motivasi kerja,
            .      Membangun kerja sama antar individu,
            .      Terlaksananya program kerja yang baik.

Pukul  11.00 wita, peserta melanjutkan materi kedua yaitu materi Wawasan Kebangsan. Dalam materi ini pemateri memberikan gambaran kepada seluruh peserta, mengenai pengetahuan wawasan kebangsaan yang memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme. Dalam rangka menjaga keutuhan NKRI dengan berpedoman pada Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan bermasyarakat.

12.00 wita, peserta diberi waktu untuk Istirahat Sholat Makan (ISHOMA),  peserta melanjutkan materi ketiga yaitu Peraturan Baris Berbaris (PBB) ada dua sesi yaitu materi ruangan dan materi praktek di lapangan. Materi ruangan para peserta diberikan penjelasan mengenai cara baris-berbaris yang benar, selanjutnya langsung  dipraktekan di lapangan. Baris-berbaris ini bertujuan untuk menumbuhkan sikap jasmani yang tegap dan tangkas, rasa persatuan, disiplin, sehingga dengan demikian dapat mengutamakan kepentingan tugas diatas kepentingan individu dan secara tidak langsung juga menanamkan rasa tanggung jawab.  
17.00 wita materi selesai, peserta diberi makanan ringan sambil beristirahat. 17.30 wita peserta diarahkan kembali ke barak, mandi dan bersiap-siap untuk makan malam.
 
19.00 wita, peserta makan malam. Setelah makan malam para peserta bisa kembali ke barak dan melakukan ibadah baik yang muslim maupun non muslim. 20.00 wita, peserta diarahkan lagi menuju ke lapangan untuk melakukan apel malam, dalam apel malam para pembimbing mengavaluasi mengenai kegiatan selama seharian yang telah dilakukan. 21.30 wita peserta kembali ke barak dan beristirahat.

(17/5) seperti hari sebelumnya hari ketiga para peserta bangun pagi sarapan, merapikan barak dan melakukan apel pagi. Selanjutnya mengikuti materi. Materi pertama yaitu praktek senam kerja, para peserta mengikuti materi dilapangan dengan dipimpin oleh instruktur senam, senam ini biasanya dilakukan sebelum beraktivitas sepanjang hari mulai dari gerakan kepala, tangan, kaki dan yang terahkir adalah pendinginan.

Selanjutnya peserta mengikuti materi Perhubungan TNI-AD yang lebih terarah pada pengenalan Radio yang biasa digunakan dalam komunikasi lewat signal/frekuensi, dalam materi ini para peserta diberi pengatahuan mengenai karakter radio, daya pancar dan cara menggunakan radio. 

12.00 wita, seperti  agenda biasanya  peserta melakukan ISHOMA dan selanjutnya mengikuti materi Survival. Dalam materi ini, pemateri memberikan pandangan bagaimana cara bertahan hidup di alam bebas, apa saja yang dapat dimakan, diminum dan tempat-tempat yang bisa ditempati. Dan membahas apa saja ancaman yang nanti akan dihadapi pada saat keadaan survive dan pastinya apa saja solusinya. Dalam materi survival ini juga mempunyai prinsip yaitu “HARUS HIDUP”.

14.00 wita, peserta mengikuti materi Cara Memberikan Instruksi (CMI), dalam materi ini pemateri memberikan pemahaman bagaimana cara memberikan pesan atau informasi kepada orang lain. Agar berhasilnya CMI yang baik pada dasarnya ditentukan oleh kemampuan peserta atau instruktur dalam memilih media dan metode yang disesuaikan dengan keadaan yang ada.

15.30 wita peserta mengikuti materi proxy war, pemateri memberikan pemahaman tentang apa itu proxy war, dalam materi ini pemateri memberikan pengatahuan tentang anacaman-ancaman apa saja yang ditimbulkan, melalui serangan dalam negeri maupun luar negeri. Secara kasaran proxy war dapat diartikan sebagai “perang yang tidak terlihat”.

Tepat pukul 17.00 wita peserta kembali ke barak untuk melakukan rutinitas seperi hari sebelumnya, seperti mandi, makan malam dan diakhiri dengan apel malam. Seusai apel malam kami kembali ke barak untuk beristirahat.

(18/5) hari ke empat seperti hari sebelumnya peserta bangun pagi, sarapan, dan apel pagi. Selanjutnya mengikuti materi Ilmu Medan (Topografi Kodam) dalam materi ini diberikan pengertian tentang navigasi  darat dan diajarkan langsung cara membaca bahkan menggunakan peta, kompas dan GPS seperti cara melihat garis contour dan titik koordinat. Tujuan materi ini bagi peserta yaitu peserta dapat menentukan suatu tempat dan dapat memberikan bayangan medan, baik keadaan permukaan serta bentang alam dari bumi dengan bantuan minimal peta dan kompas.

Selanjutnya materi pioneer, dalam materi ini peserta diberi pengatahuan mengenai peralatan tongkat dan tali yang dirangkai menjadi sebuah model atau suatu objek. Peserta diajarkan cara membuat  jenis-jenis simpul yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari, peserta sangat bersemangat mengikuti cara-cara membuat simpul yang di contohkan oleh pemateri. 

12.00 wita, seperti biasa para peserta melakukan ISHOMA. Setelah ISHOMA para peserta melanjutkan dengan materi dasar memasak. Pemateri memberi pemahaman mengenai dasar-dasar dalam memasak seperti apa saja alat-alat yang dipakai dalam memasak dan apa saja kegunaanya, bahan-bahan dasar apa saja yang dipakai pada saat memasak, cara membersihkan dan pengolahan bahan makanan yang akan di konsumsi. Dalam materi ini para peserta diharapkan dapat mengetahui dan melakukan kegiatan memasak dengan cara yang benar dan tentunya menghasilkan makanan yang sehat dan sesuai dengan kebutuhan.

17.00 wita, peserta kembali ke barak untuk mandi, makan malam dan bersiap-siap untuk mengikuti kegiatan malam puncak. 

19.00 wita, sebelum ke lapangan untuk mengikuti agenda yang sudah diatur. Peserta melakukan latihan yel-yel  di masing-masing kompi untuk lomba yel-yel. 

20.00 wita, peserta di arahkan ke lapangan. Di lapangan para peserta membentuk barisan dengan rapi yang sudah dibagi menjadi 2 barisan yaitu kompi A dan kompi B. panitia kegiatan membacakan susunan acara yang akan kita laksanakan malam ini, yaitu lomba yel-yel , vocal grup, stand up comedy dan yang paling terahkir yaitu api unggun. 

Dalam lomba yel-yel kompi A dan kompi B bersaing ketat untuk menunjukan kekompakan dan semangat yang masing-masing tim miliki, lomba vocal grup pun sama, bedanya dalam lomba ini hanya diambil sekitar 7 orang dalam masing-masing tim, aku dan Pulan ikut tampil dalam lomba ini. Kami bernyanyi dengan penuh semangat dan membuat teman-teman yang lain ikut bernyanyi bersama. Lomba stand up comedy hanya diambil satu perwakilan dimasing-masing kompi, kami pun dibuat tertawa lepas dengan cerita-cerita lucu yang disajikan dengan tampilan gaya yang konyol.

21.30 wita, rangkaian lomba telah selesai, peserta  masuk ke agenda selanjutnya yaitu api unggun, peserta dituntun oleh para pembimbing untuk membuat lingkaran, para peserta melingkari api unggun yang sudah menyala dengan api yang besar, membuat suasana malam itu begitu hangat. Kira-kira sekitar 5meter dari api unggun panitia menyiapkan 2 bendera merah putih yang begitu gagah berkibar. 

Para peserta diarahkan kembali untuk membentuk barisan seperti awal dan satu persatu peserta berjalan ke arah bendera, memberi hormat, mencium bendera dan memberi hormat lagi lalu kembali ke barisan awal sambil diiringi nyanyian lagu kebangsaan dan puisi yang dibacakan oleh salah satu peserta. Suasana yang begitu sakral ketika kami para peserta memberi hormat dan mencium bendera merah putih yang menjadi lambang Kebesaran Negara Indonesia. 22.30 wita, agenda api unggun berakhir. Peserta kembali ke barak untuk beristirahat.

(19/5) adalah Hari terahkir kami disini, seperti pagi hari sebelumnya para peserta bangun, sarapan dan merapikan barak. Hari ini kegiatan yang akan kami lakukan hanya sampai pada pukul 13.00 wita dan hanya ada satu materi praktek.

09.00 wita, peserta mengikuti materi praktek di lapangan yaitu materi mounteneering. Materi ini terdapat dua bagian yaitu pertama, bagaimana cara memanjat yang difasilitasi jaring-jaring untuk dipanjat dan lewati, yang kedua cara berjalan di jembatan satu tali. Para peserta sangat besemangat mengikuti materi ini walaupun ada sebagian yang takut sehingga tidak mau mencoba. Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 12.00 wita, peserta melakukan ISHOMA. 

14.00 wita selesai ISHOMA peserta diinstruksikan untuk menuju ke lapangan guna melaksanakan upacara penutupan Kader Bela Negara Tahun Anggaran 2016, kurang lebih susunan acara penutupan ini sama dengan acara pembukaan. 

Pemimpin upacara dalam hal ini selaku Ketua Panitia Acara  memberikan amanat dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta dan panitia yang sudah bekerja sama dalam mensukseskan kegiatan ini, dengan itu Kegiatan Kader Bela Negara Tahun Anggaran 2016 resmi ditutup. Para peserta dan seluruh anggota DODIKJUR RINDAM VI MLW maupun yang dari instansi lain diberikan kesempatan untuk mengambil gambar bersama. Selesai dari sesi pengambilan gambar para peserta diberikan sertifikat sebagai bukti telah mengikuti pengkaderan Bela Negara.

Aku, Pulan dan Combat kembali ke barak untuk mengambil barang bawaan kami dan bergegas untuk kembali pulang.

Dari kiri : Instruktur 1, Aku (Macis), Combat, Pulan, Instruktur 2

Oleh : Macis


Tidak ada komentar:

Posting Komentar