Sabtu, 13 Juli 2013

Sejarah Mapala Cadas.Com

3 Maret 2013, saat perayaan milad ke-6 kami, panitia menyediakan acara khusus mengenai sejarah berdirinya organisasi Mapala Cadas.Com. Hal ini agar anggota tidak melupakan sejarah, sekaligus mengenalkan anggota yang paling muda dengan anggota (senior) tertua, upsss maaf senior. Berikut ringkasannya.




Pada 2003, komunitas pecinta alam di lingkup STT-Migas Balikpapan, Arimba,  membuka pendaftaran penerimaan anggota baru. Saat itu ada sekitar 50 orang yang mengembalikan formulir pendaftaran, namun dalam kurun waktu 1 bulan tidak ada kejelasan dari panitia yang membuat antusiasme peserta menurun. Dalam waktu 1 tahun masih tidak ada kejelasan dari panitia, peserta pun mulai mencari tau tentang Arimba, ternyata kelengkapan organisasi tidak ada dan tidak di wariskan.
Keinginan yang kuat menjadi alasan bagi para peserta membangun semangat yang baru, hingga pada 2006 mulai ada geliat-geliat bahwa akan ada satu organisasi baru yang bergerak di bidang kepecintaalaman. Kantin (Kampus Patra Darma) pada saat itu menjadi markas bagi mahasiswa. Hardi atau yang lebih di kenal dengan nama Oboy mulai merumuskan kembali organisasi pecinta alam. Oboy sempat hilang dari peredaran karena terjadi suatu pertikaian dengan mahasiswa lain. Oboy sebagai konseptor berdirinya Mapala Cadas.Com dan selebihnya di teruskan oleh Benny.
Sempat ada diskusi ringan antara Oboy, Benny, dan Pupu seputar konsep berdirinya Mapala Cadas.Com. Proses pun terhenti sementara karena adanya beberapa kendala, hingga pada akhirnya semua atribut organisasi mulai di susun oleh Benny, Pupu dan Bagus Prasetyo (angkatan 2004) dan mematangkan konsep dengan berbagai referensi tentang keorganisasian, terutama organisasi Mapala. Setelah semua konsep telah matang mulailah di kumpulkan mahasiswa, lalu membuka pendaftaran pada akhir 2006.
Dari 24 orang terpilih, di mulai pendalaman materi yang di dampingi oleh Komunitas Pecinta Alam (KPA) Rimba Lestari Riles), hal ini di lakukan karena Benny dkk ingin mengetahui lebih dalam mengenai sistem kepecintaalaman, mulai dari pendidikan hingga pengkaderisasian. Sejalan waktu, tinggal 21 orang peserta yang masih bertahan dan terus berkurang hingga19 orang yang ikut pendidikan pada awal tahun 2007.
Nama awal yang di usung adalah “Komunitas Mahasiswa Pecinta Alam dan Satwa Liar” dan resmi di ubah menjadi Mahasiswa Pecinta Alam Carmine Delta Adventurers Community dan lebih di kenal dengan sebutan Mapala Cadas.Com pada Musyawarah Besar pertama di Km 38.

Jumat, 28 Juni 2013

Garang Berbalut Feminin





TIDAK banyak perempuan yang menjadi pemimpin dalam sebuah organisasi berbasis pendidikan dan petualangan. Sosok yang satu ini, satu dari sekian yang menerima tantangan bergumul dengan rutinitas garang.
Sisi lembut sebagai perempuan kerap dibenturkan dengan kerasnya pergolakan ide dan kreativitas yang berjalan dalam organisasi yang dipimpinnya. Namun semua proses dinikmati sebagai sebuah pelajaran.
“Organisasi ini beda. Kekeluargaan menjadi fondasi penting bagi kami,” sebut Tri Daniah Daniati. Nilai persaudaraan juga menjadi titik awal ketertarikannya bergabung medio 2010 lalu. Di organisasi ini pula, dia mendapati dinamika kehidupan pondok pesantren yang dilewati ketika menamatkan SMA Muhammadiyah 2 Al-Mujahidin, Balikpapan.
“Di sini (Mapala) kental akan itu. Banyak pelajaran, bukan hanya akademis, pelajaran kehidupan juga kami dapat,” tutur Muyal, begitu dia disapa.
Menjabat sebagai ketua umum Mapala Carmine Delta Adventurers Community (Cadas.Com) diakuinya menambah banyak ilmu. Interaksi internal memberinya banyak pesan menjadi pribadi lebih baik. Naluri kepemimpinannya terus terasah. Komunikasi dan bertemu banyak orang dan pemikiran memperkaya sudut pandang.